It's a Long Long Nite
Aku terjaga dari tidur lelapku
sejenak memandang gelap dan kusadari hari tengah malam
sunyi.. sepi.. sendiri.. hanya ada aku, boneka kesayanganku
dan ranjang lusuh yang beberapa bulan ini jarang kusentuh
Untuk kesekian kalinya
kamu yang pertama terlintas dibenakku saat kuterjaga
hadirkan sesak di dalam dada
aku bangkit, hempaskan tubuh diatas kursi rotan di sudut ruang
berbisik sendiri "ah. . . this could be a long long nite"
kusulut sebatang rokok kretek, kuhisap kuat-kuat kemudian kuhembuskan
untuk sesaat sesak itu tak lagi meraja
Orang bilang merokok berbahaya buat kesehatan
namun aku tak peduli . . . persetan dengan peringatan itu!
kupejamkan mata, kembali sibuk dengan kretek kesayanganku
nikmati saat-saat asap jahanam itu merasuk dalam rongga paru-paruku
termenung, terdiam di sudut ruang
memandang kosong kelam malam
segala tentangmu kembali hadir, semakin jelas
menyeruak dalam benak, luluh-lantakkan tegarku
bawa anganku mengembara menyusuri masa lalu
tentangmu. . . tentangku. . . tentang kita
tentang janji yang pernah kita ikrarkan
yang kau ukir dengan tinta emas diruang hatiku
dan kini menjadi sebuah lukisan darah
Dan aku pun tenggelam dalam buaian teman bisuku
yang terselip diantara jari telunjuk dan jari tengah tangan kiriku
...... ( Dark Side Corner, Monday Midnite, 11:45 PM) ......
Aku terjaga dari tidur lelapku
sejenak memandang gelap dan kusadari hari tengah malam
sunyi.. sepi.. sendiri.. hanya ada aku, boneka kesayanganku
dan ranjang lusuh yang beberapa bulan ini jarang kusentuh
Untuk kesekian kalinya
kamu yang pertama terlintas dibenakku saat kuterjaga
hadirkan sesak di dalam dada
aku bangkit, hempaskan tubuh diatas kursi rotan di sudut ruang
berbisik sendiri "ah. . . this could be a long long nite"
kusulut sebatang rokok kretek, kuhisap kuat-kuat kemudian kuhembuskan
untuk sesaat sesak itu tak lagi meraja
Orang bilang merokok berbahaya buat kesehatan
namun aku tak peduli . . . persetan dengan peringatan itu!
kupejamkan mata, kembali sibuk dengan kretek kesayanganku
nikmati saat-saat asap jahanam itu merasuk dalam rongga paru-paruku
termenung, terdiam di sudut ruang
memandang kosong kelam malam
segala tentangmu kembali hadir, semakin jelas
menyeruak dalam benak, luluh-lantakkan tegarku
bawa anganku mengembara menyusuri masa lalu
tentangmu. . . tentangku. . . tentang kita
tentang janji yang pernah kita ikrarkan
yang kau ukir dengan tinta emas diruang hatiku
dan kini menjadi sebuah lukisan darah
Dan aku pun tenggelam dalam buaian teman bisuku
yang terselip diantara jari telunjuk dan jari tengah tangan kiriku
...... ( Dark Side Corner, Monday Midnite, 11:45 PM) ......

